Kisah Dr. Agus Rasyid Memimpin Arung Jeram Pada Kejuaraan Dunia 2014, Putar Otak Mempersiapkan dengan keras karena tempat kejuaraan dunia yg sangat jauh berbeda bahasa tentunya cuaca serta makan yang berbeda dengan indonesia

Berawal dari kisah awal tahun 2014 di mana PB FAJI menunjuk Provinsi Banten yaitu Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Banten dibawah kepemimpinan Dr. H. Agus Rasyid untuk mewakili Indonesia mengikuti Kejuaraan Dunia Arung Jeram di Brazil yaitu World Rafting Championship 2014 Brazil. Bukan tanpa alasan kenapa PB FAJI menunjuk Arung Jeram dari Provinsi Banten karena memiliki prestasi yang sangat spektakuler dibeberapa ajang nasional diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Juara Pertama Kejuaraan Arung Jeram Nasional antar TNI & Polri Tahun 2008
  • Juara Pertama Kejuaraan Arung Jeram Nasional antar TNI & Polri Tahun 2009
  • Juara Pertama Kejuaraan Arung Jeram Nasional antar TNI & Polri Tahun 2010
  • Juara Kedua Kejuaraan Nasional Arung Jeram Piala Menpora 2011
  • Juara Pertama Kejuaraan Nasional Arung Jeram Tingkat Pelajar 2011
  • Juara Pertama Kejuaraan Nasional Arung Jeram Piala Menpora 2012
  • Juara Pertama Kejuaraan Nasional Arung Jeram Piala Menpora 2013

Pada saat mengikuti PON Jabar 2016 Tim Arung Jeram dibawah Komando H. Agus Rasyid berhasil menyabet Juara umum Eksebisi PON Jabar 2016 dengan memproleh 7 medali (3 emas,1 perak, 3 perunggu). Tim Arung Jeram Provinsi Banten sendiri sebagian besar adalah Tim dari Banten Rafting Ciberang yang dibentuk pada Tahun 2007 hingga sekarang oleh Dr. H, Agus Rasyid, Ciberang sendiri diambil dari nama sungai di Kabupaten Lebak yaitu sungai ciberang. Hingga saat ini CIberang menjadi destinasi Wisata yang sangat populer di masyarakat baik di Banten hingga keseluruh tanah air, hal tersebut merupakan hasil kerja keras dan kecintaannya Dr. H. Agus Rasyid terhadap olahraga yang ditunjukan dengan kegigihan membangun olahraga dengan pengorbanan yang tidak ternilai.

Salah satu tantangan Dr. Agus Rasyid adalah ketika mendapat tugas untuk melaksanakan perintah dari PB FAJI Indonesia agar Banten mewakili Indonesia pada kejuaraan Arung Jeram Dunia Resmi pada tahun 2014 yang mana kejuaraan ini rutin dilaksanakan setiap tahun yang bernama WORLD RAFTING CHAMPIONSHIP. Hal ini menjadi kebanggan sekaligus tantangan berat bagi FAJI Banten terutama bagi Dr. Agus Rasyid sendiri selaku Ketua FAJI Banten untuk berupaya mengsukseskan tugas tersebut sekaligus untuk mengarumkan Indonesia serta Provinsi Banten di kancah internasional.

Dengan mewakili Indonesia pada kejuaraan dunia, ia mengatakan, sudah merupakan prestasi yang membanggakan. Apalagi jika akhirnya mampu meraih peringkat lima besar dunia. Sudah dipastikan hal tersebut merupakan prestasi yang membanggakan. Untuk itu, ia menambahkan, pihaknya akan berupaya penuh untuk mengharumkan nama daerah hingga bangsa kami di kancah dunia. Sedang untuk memuluskan prestasi, Rasyid mengaku, pihaknya telah melakukan persiapan sebaik mungkin. Salah satunya mempersiapkan fisik atlet arung jeram Banten. Bahkan, teknik bermain di sungai telah ditingkatkan dengan mengikuti berbagai kejuaraan di Indonesia.

Tantangan yang tidak kalah berat salah satunya adalah mempersiapkan anggaran untuk mengikuti ajang tersebut dimana yang kita tahu dari ongkos saja untuk satu orang ke Brazil sangat besar sekali untuk pulang pergi, ditambah biaya penginapan yang memakan waktu cukup lama yaitu 10 hari sehingga harus mempersiapkan sewa hotel untuk semua atlet dan official dan belum lagi biaya operasional dan sebagai informasi jumlah peserta Tim Arung Jeram adalah 20 orang termasuk atlet dan jajaran official. Beliau mengatakan membutuhkan biaya yang sangat besar untuk mengikuti ajang tersebut, dan saat itu bantuan dari Pemerintah sangatlah minim sehingga Dr. H. Agus Rasyid harus berusaha agar mendapatkan dana yang cukup besar tersebut sehingga pada saat itu jalan satu-satunya adalah mencari donatur dan sponsor, kita tahu mencari donatur atau sponsor yang nilainya ratusan juta dengan waktu yang terbatas amatlah sulit, akan tapi dengan kegigihan dan kerja kerasnya serta cintanya terhadap olahraga akhirnya semua itu dapat terealisasi meskipun diantaranya beliau harus mengeluarkan dana dari kantong pribadinya sendiri yang nilainya sangat besar.

Tidak hanya itu Beliaupun memikirkan faktor cuaca serta jarak tempuh yang harus dilalui oleh Tim karena hal itu bisa berpengaruh terhadap kondisi pada atlet sehingga beliau memberangkatkan Tim jauh dari tanggal pelaksanaan pertandingan. Tidak hanya itu faktor lain yang sangat berpenaruh adalah jenis konsumsi atau makanan yang berbeda dengan Indonesia tentunya perlu adanya persiapan yang tidak bisa di abaikan sehingga beliau perlu mempersiapkan secara khusus bersama Tim Official agar para atlet tetap prima pada saat mengikuti pertandingan.

Dr. H. Agus Rasyid mengatakan ketika mengikuti kejuaraan internasional di Brazil itu, sebelumnya pihaknya sudah mempersiapkan diri dengan melakukan “try out” di sejumlah sungai-sungai di Pulau Jawa dan Sumatera. Tim tersebut akan mengikuti kejuaraan pada empat kelas yakni Sprint, Head To Head, Slalom dan Down River Race. Pada kejuaraan Dunia Arung Jeram yang diikuti oleh Provinsi Banten di Brazil atas nama Indonesia, Indonesia berhasil menduduki 5 besar dunia dan itu merupakan prestasi yang sangat luar biasa terutama bagi Provinsi Banten karena dipercaya mewakili Indonesia, bagi Dr. H. Agus Rasyid sendiri hal tersebut merupakan suatu kebanggaan yang sungguh luar biasa menunjukan kepada Dunia bahwa Indonesia bisa bersaing dan terutama Provinsi Banten tidak hanya dikancah nasional tapi juga dunia.