KONI Pusat Monitoring Fasilitas Olahraga Banten Antusias Soal Sport Center

(Aries Maulansyah)

KEINGINAN Gubernur Banten H. Wahidin Halim membangun sport center pada lahan 50 hektar di wilayah Desa Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang mendapat respon positif dari tim monitoring sarana dan prasarana KONI Pusat yang melakukan kunjungan ke Banten, kemarin (28/12). Pasalnya, Banten sangat membutuhkan fasilitas olahraga yang refresentatif untuk menggelar kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
Saat ini dari hasil kunjungan ke beberapa fasilitas olahraga yang ada di Banten hanya beberapa wilayah yang akan memiliki prasarana yang memadai. Dua diantaranya adalah Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon yang tengah membangun fasilitas Sport Center. 
“Dengan rencana Pemprov Banten membangun sport center tentu saja ini kabar baik buat pembinaan olahraga prestasi bukan saja di Banten tapi juga buat Indonesia. Karena sulit mendongkrak kemampuan atlet tanpa fasilitas olahraga yang memadai dalam hal ini stadion dan GOR,” ucap Chandris Simarmata Koordinator tim monitoring sarana dan prasarana KONI Pusat.   
Apalagi, kata Chandris dari monitoring yang dilakukan di beberapa fasilitas olahraga dalam hal ini GOR dan stadion sepakbola di Banten masih merupakan bangunan lama. Meski beberapa diantaranya terawat dengan baik namun belum memiliki standar lapangan dan fasilitas yang memadai.
“Misalnya lapangan sepakbolanya sudah oke, tapi lintasan atletiknya masih standar untuk latihan bukan untuk pertandingan,” ulas Chandris.
Dengan pembangunan sport center di Provinsi Banten, Chandris yakin peningkatan prestasi di Banten akan terwujud. Selain itu, pembangunan ini juga menjadikan Banten bisa bersaing dengan provinsi lain yang tengah giat membangun fasilitas olahraga yang refresentatif seperti Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat.
Soal kunjungan ke beberapa fasilitas olahraga seperti Sport Center Dasana Indah, Kabupaten Tangerang, GOR Basket Ciceri, Stadion Maulana Yusuf, GOR Kopassus, Stadion Heroik Grup I Kopassus yang ada di Kota Serang dikemukakan Chandrid merupakan program pengumpulan data fasilitas olahraga yang ada di provinsi seluruh Indonesia. Data ini nantinya akan diolah dan dijadikan masukan buat pemerintah pusat dalam pembangunan fasilitas olahraga di daerah.


“KONI saat ini sering melakukan pertemuan dengan pak Jusuf Kalla baik sebagai Wapres (Wakil Presiden, red) maupun sebagai Ketua Pengarah INASGOC (panitia Asian Games, red). Kami siapkan data apabila sewaktu-waktu beliau menanyakan fasilitas olahraga yang ideal untuk dibangun atau digunakan,” ucap Chandris. 
“Juga sebagai masukan buat pemerintah dalam memberikan bantuan pendanaan pembangunan fasilitas olahraga agar tepat sasaran,” tutupnya. (kza)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *